Simpan kata sandi dengan aman, aktifkan Verifikasi 2 Langkah, cadangkan ponsel, dan ketahui langkahnya saat ada pesan bank palsu atau akun diretas.
Aman dan Terlindungi
Cara Kerja Penipuan Online
Sebagian besar penipuan online mengikuti satu pola empat tahap: pengirim menyamar, menciptakan suasana panik atau hadiah, mendesak membuka tautan berbahaya, dan menguras uang.
Tahap 1 (Siapa yang Ditiru) menyala: pesan mengaku dari bank Anda, kurir paket, kantor pajak, atau kerabat dekat.
1 / 5
Tahap 1 (Siapa yang Ditiru) menyala: pesan mengaku dari bank Anda, kurir paket, kantor pajak, atau kerabat dekat.
Tahap 2 (Pemicu Panik) menyala: pengirim menyebut pemblokiran rekening, undian hadiah, tagihan belum lunas, atau kondisi darurat keluarga.
Tahap 3 (Jebakan) menyala: pesan mendesak membuka tautan palsu, mengunduh file APK ("undangan.apk", "resi.apk"), atau meminta kode OTP.
Tahap 4 (Titik Henti) menyala: berhenti sejenak dan memverifikasi lewat nomor resmi memutus penipuan sebelum uang berpindah.
Tahap 5 (Bila Uang Sudah Terkirim) menyala: segera lapor di iasc.ojk.go.id dan buat Laporan Polisi disertai bukti transfer lengkap.
1/ 5
Tahap 1 (Siapa yang Ditiru) menyala: pesan mengaku dari bank Anda, kurir paket, kantor pajak, atau kerabat dekat.
Sebagian besar penipuan online mengikuti satu pola empat tahap: pengirim menyamar, menciptakan suasana panik atau hadiah, mendesak membuka tautan berbahaya, dan menguras uang.
Perumpamaan Sehari-Hari
Bayangkan orang asing mengetuk pintu toko Anda saat tutup dengan rompi kurir palsu, melambaikan tagihan mendesak, dan memaksa Anda menandatangani serta membayar sebelum memeriksa paket. Rompi kurir adalah penyamaran, ketergesaan adalah jebakan, dan berhenti sejenak untuk menelepon kantor ekspedisi resmi akan membatalkan jebakan itu.
Artinya bagi Bisnis Anda
Satu file APK yang telanjur dipasang atau satu kode OTP yang dibagikan dari ponsel kasir bisa menguras rekening bank usaha atau mengambil alih nomor WhatsApp yang dipercayai pembeli. Latih semua staf yang memegang pembayaran atau pesanan untuk selalu berhenti bila ada pesan bernada panik, jangan pernah memasang aplikasi di luar Google Play, dan verifikasi setiap perubahan nomor rekening tujuan ke nomor kontak resmi yang tersimpan.
Contoh
Pesan WhatsApp yang mengirim file "resi.apk" atau "undangan.apk" yang mencuri kode SMS banking saat dipasang
SMS palsu mengatasnamakan bank yang memberi tahu ada transaksi mencurigakan dengan tautan ke halaman login tiruan
Pesan yang mengaku sebagai pemasok lama dan mendadak mengubah nomor rekening bank sesaat sebelum faktur jatuh tempo
Buka aplikasi Settings, ketuk Google, lalu Backup, dan ikuti petunjuk di layar saat pertama kali. Pencadangan bisa memakan waktu hingga 24 jam, dan pencadangan serta pemulihan membutuhkan Android 8 atau lebih baru.
Ketuk Manage backup untuk melihat pengaturan, lalu gulir ke Backup details untuk melihat apa saja yang dicadangkan. Data aplikasi, pengaturan dan pesan hanya bisa dipulihkan saat Anda menyiapkan ponsel, tidak sesudahnya.
Cadangkan foto dan video secara terpisah, karena cadangan perangkat tidak memuatnya. Buka Google Foto, masuk, ketuk avatar Anda di pojok kanan atas, buka Photos settings, pilih Backup dan aktifkan.
Pantau ruang penyimpanan. Penyimpanan Akun Google dipakai bersama oleh Google Foto, Google Drive, dan Gmail. Jika penuh, beli penyimpanan tambahan atau kosongkan ruang, dan sebuah foto bisa menampilkan pesan "Not enough storage to back up."
Unggah file penting seperti daftar harga dan faktur ke Drive. Di komputer, buka drive.google.com, klik New, pilih File Upload atau Folder Upload, lalu pilih filenya. Dengan Drive for desktop, file yang Anda seret ke folder Google Drive akan tersinkron ke drive.google.com.
Ketahui batasnya. Mematikan pencadangan menghapus cadangan perangkat Anda, dan jika perangkat tidak dipakai selama 57 hari, data cadangan selain foto dan video akan terhapus.
Buka halaman pendaftaran Bitwarden, isi alamat email dan pilih wilayah server (bitwarden.com atau bitwarden.eu). Bitwarden mengirim email verifikasi, jadi buka email itu dan konfirmasi alamat Anda.
Buat kata sandi utama (master password) yang mudah diingat dan kuat. Menurut Bitwarden, kata sandi yang lebih kuat itu lebih panjang, lebih rumit dan tidak umum, dan kata sandi utama yang dibuat setelah rilis 2023.3.0 minimal 12 karakter.
Ingat baik-baik kata sandi utama Anda. Bitwarden menyatakan karyawan dan sistemnya tidak bisa mengambil atau mengatur ulang kata sandi itu.
Simpan sebuah login. Di web vault pilih New, lalu Login, isi nama item, nama pengguna, kata sandi, dan alamat situs, kemudian pilih Save.
Buat kata sandi baru dengan Generator (Tools, lalu Generator di aplikasi web). Pilih kata sandi biasa atau passphrase dan tentukan panjangnya. Biarkan jumlah minimum angka dan karakter khusus di 0 atau 1, kecuali situs meminta lebih.
Aktifkan login dua langkah untuk brankas Anda dan simpan kode pemulihannya. Bitwarden menyebut ini langkah penting agar Anda tidak terkunci dari brankas, dan menyarankan mencetak kode itu lalu menyimpannya di tempat aman.
OJK mengingatkan soal SMS yang tampak seperti dari bank dan membawa tautan berbahaya.
Waspadai SMS yang mengaku dari bank bila isinya soal transaksi mencurigakan, undian berhadiah atau promo, dan disertai tautan. Menurut OJK, tautan seperti itu dapat mencuri data pribadi dan menguras rekening.
Jangan buru-buru mengeklik tautan, mengunduh aplikasi atau mengikuti perintah dalam pesan sebelum Anda memeriksa kebenaran dan pengirimnya. OJK juga menyebut file APK dan pesan palsu tentang anggota keluarga yang butuh bantuan sebagai tipuan yang sering dipakai.
Jika Anda sudah mengirim uang, lapor secepatnya. IASC menyebut penipu memindahkan dana dalam hitungan menit, sehingga terlambat berarti sedikit atau tidak ada yang bisa diblokir. Gunakan portal IASC di iasc.ojk.go.id, yang bertujuan memblokir transaksi dan memberi Anda nomor tiket.
Buat juga Laporan Polisi (LP) di kantor polisi terdekat. IASC menempatkannya sebagai langkah kedua untuk proses hukum.
Siapkan data sebelum mengisi formulir: identitas Anda, nomor telepon atau rekening penipu dan tempat Anda berkenalan dengannya, kronologi lengkap dengan tanggal dan jam, bank dan rekening Anda, bank dan rekening penerima, serta tanggal, jam, dan jumlah transfer. Bukti transfer wajib ada, dan tangkapan layar percakapan membantu.
Lapor hanya lewat situs resmi IASC. Satgas PASTI pada Maret 2025 mengingatkan adanya situs palsu yang memakai nama IASC. Untuk memastikan informasi tentang IASC, OJK mencantumkan telepon 157, WhatsApp 081 157 157 157 dan email konsumen@ojk.go.id.
Jaga harapan tetap wajar. IASC menyatakan laporan tidak menjamin uang Anda kembali. Jika dana berhasil dipulihkan, hanya bank atau penyedia pembayaran yang Anda gunakan yang akan menghubungi Anda.
Verifikasi 2 Langkah menambah satu pemeriksaan lagi pada akun Google Anda agar tetap terlindungi saat kata sandi dicuri, dan pengaturannya hanya butuh beberapa menit.
Buka Akun Google Anda dan pilih Security & sign-in. Jika Anda memakai akun kantor, sekolah atau akun yang dikelola organisasi, langkah ini mungkin tidak berlaku, jadi tanyakan kepada administrator Anda.
Di bagian cara Anda masuk ke Google, pilih Turn on 2-Step Verification, lalu ikuti petunjuk di layar.
Pilih langkah kedua. Pilihan yang disebut Google adalah notifikasi Google di ponsel, passkey atau kunci keamanan fisik, kode dari aplikasi autentikator, serta kode lewat SMS atau panggilan suara.
Kenali beda kekuatannya. Menurut Google, passkey dan kunci keamanan fisik memberi perlindungan terkuat terhadap phishing, sedangkan kode lewat SMS atau suara lebih rentan terhadap serangan yang menyasar nomor telepon.
Buat kode cadangan. Google dapat membuat satu set kode 8 digit yang bisa Anda cetak atau unduh. Pakai satu kode sebagai langkah kedua jika ponsel Anda hilang, simpan di tempat aman dan jangan bagikan kepada siapa pun.
Pilih "Don't ask again on this device" hanya di komputer atau ponsel pribadi yang tidak dipakai orang lain.
Coba masuk ke akun. Jika tidak bisa, buka halaman pemulihan akun Google dan jawab pertanyaannya sebaik mungkin. Gunakan halaman ini jika seseorang mengubah kata sandi atau nomor pemulihan Anda, menghapus akun Anda, atau Anda tidak bisa masuk karena sebab lain.
Ganti kata sandi Akun Google Anda. Ganti juga kata sandi di aplikasi atau situs lain yang memakai kata sandi yang sama.
Di Akun Google, buka Security & sign-in lalu pilih Review security events. Jika ada aktivitas yang bukan Anda lakukan, pilih "No, it wasn't me" dan ikuti petunjuk di layar.
Di bagian Your devices, buka Manage devices dan hapus perangkat yang tidak Anda kenal.
Aktifkan Verifikasi 2 Langkah (2-Step Verification), sehingga selain kata sandi diperlukan faktor kedua seperti ponsel atau kunci keamanan.
Hubungi bank Anda atau pihak berwenang setempat jika ada kemungkinan seseorang memakai data pembayaran atau data pribadi yang tersimpan.
Di Gmail, hapus label, filter, dan aturan penerusan email yang tidak Anda kenal.
Periksa status izin pinjaman online lewat WhatsApp resmi OJK 081-157-157-157 atau situs ojk.go.id sebelum meminjam, dan batalkan pinjaman jika nama lembaga tidak berizin.
Jangan pernah menerima tawaran pinjaman dana cepat yang dikirim melalui SMS pribadi atau pesan WhatsApp dari nomor yang tidak Anda kenal.
Catat nama resmi perusahaan fintech lending dan nama aplikasi yang menawarkan pinjaman usaha kepada Anda sebelum menandatangani apa pun.
Hubungi WhatsApp resmi OJK di nomor 081-157-157-157 dan ketikkan nama perusahaan untuk memeriksa status izinnya secara otomatis.
Buka situs resmi ojk.go.id pada kanal IKNB Financial Technology untuk memeriksa daftar terbaru penyelenggara pinjaman online yang terdaftar dan berizin resmi.
Segera batalkan pengajuan pinjaman jika nama perusahaan pemberi pinjaman tidak tercantum dalam daftar resmi OJK atau dinyatakan tidak berizin.
Waspadai pinjaman ilegal yang meminta akses kontak telepon, galeri foto, atau meminta biaya pendaftaran di muka sebelum pencairan pinjaman.
Laporkan tawaran pinjaman ilegal kepada Satgas PASTI melalui email konsumen@ojk.go.id atau saluran telepon 157 agar segera ditindaklanjuti.